Cara Membuat Bibit Jamur Tiram Sendiri
Cara Membuat Bibit Jamur Tiram Sendiri, - Membuat bibit jamur tiram tidaklah semudah seperti apa yang dibayangkan. Sebab, pada proses pembuatan bibit ini harus dilakukan dengan ekstra hati-hati, penuh perhitungan dan ketelitian yang tinggi serta dilakukan di area yang sesteril mungkin. Hal ini disebabkan karena kunci dari keberhasilan bisnis usaha budidaya jamur tiram terletak pada proses pembuatan bibit.
Dengan demikian, tak mengherankan apabila kebanyakan para petani jamur lebih memilih membeli bibit yang sudah siap tanam jika dibandingkan dengan cara membuatnya sendiri. Hal ini tentu dapat dimaklumi. Sebab, dengan cara membeli secara langsung kepada para petani bibit yang memang sudah lama berkecimpung dan cukup berpengalaman dalam pembuatan bibit jamur tiram dapat meminimalkan terjadinya kegagalan pada seorang pemula yang baru terjun dalam dunia bisnis usaha budidaya jamur tiram.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu lambat laun pasti tak ingin secara terus menerus bergantung pada para petani lainnya. Rasa ingin tahu yang tinggi untuk mengetahui bagaimana cara membuat bibit jamur tiram pasti akan muncul juga dibenak setiap para petani jamur. Jika nantinya sudah mengetahui seluk-beluknya dan cukup berpengalaman bisa mengembangkannya dengan cara membuat bibit jamur tiram sendiri. Berikut ini sekilas info dari Kabar Dudidaya akan menjelaskan secara rinci dan praktis cara membuat bibit jamur tiram sendiri.
Saat ini telah banyak metode pembibitan yang sudah berkembang disetiap kalangan para petani. Dalam hal ini, jika terdapat sedikit perbedaan bukan tanpa alasan. Sebab, berdasarkan pengalaman dari para petani jamur.
Separti halnya dengan jamur kayu yang lain, pembibitan jamur tiram terdiri dari tiga tahapan yaitu : pembibitan tahap 1 (F0) untuk mendapatkan kultur murni, pembibitan tahap 2 (F1) untuk memperbanyak miselium jamur dari biakan murni, serta pembibitan tahap 3 (F2) adalah proses perbanyakan dari bibit (F1).
1. Membuat bibit F0/kultur murni jamur tiram.
Kegiatan pembibitan jamur tiram tahap satu atau F0 bertujuan untuk menghasilkan kultur murni jamur tiram. Kultur murni ini berasal dari jamur tiram yang berkualitas baik, dengan karakter yang unggul, serta produktivitas yang tinggi. Berikut ada beberapa kriteria indukan jamur tiram yang berkualitas tinggi :
Komposisi bahan untuk membuat media PAD (potatoes dextrose agar).
Dengan demikian, tak mengherankan apabila kebanyakan para petani jamur lebih memilih membeli bibit yang sudah siap tanam jika dibandingkan dengan cara membuatnya sendiri. Hal ini tentu dapat dimaklumi. Sebab, dengan cara membeli secara langsung kepada para petani bibit yang memang sudah lama berkecimpung dan cukup berpengalaman dalam pembuatan bibit jamur tiram dapat meminimalkan terjadinya kegagalan pada seorang pemula yang baru terjun dalam dunia bisnis usaha budidaya jamur tiram.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu lambat laun pasti tak ingin secara terus menerus bergantung pada para petani lainnya. Rasa ingin tahu yang tinggi untuk mengetahui bagaimana cara membuat bibit jamur tiram pasti akan muncul juga dibenak setiap para petani jamur. Jika nantinya sudah mengetahui seluk-beluknya dan cukup berpengalaman bisa mengembangkannya dengan cara membuat bibit jamur tiram sendiri. Berikut ini sekilas info dari Kabar Dudidaya akan menjelaskan secara rinci dan praktis cara membuat bibit jamur tiram sendiri.
Membuat Bibit Jamur Tiram
Saat ini telah banyak metode pembibitan yang sudah berkembang disetiap kalangan para petani. Dalam hal ini, jika terdapat sedikit perbedaan bukan tanpa alasan. Sebab, berdasarkan pengalaman dari para petani jamur.
Separti halnya dengan jamur kayu yang lain, pembibitan jamur tiram terdiri dari tiga tahapan yaitu : pembibitan tahap 1 (F0) untuk mendapatkan kultur murni, pembibitan tahap 2 (F1) untuk memperbanyak miselium jamur dari biakan murni, serta pembibitan tahap 3 (F2) adalah proses perbanyakan dari bibit (F1).
1. Membuat bibit F0/kultur murni jamur tiram.
Kegiatan pembibitan jamur tiram tahap satu atau F0 bertujuan untuk menghasilkan kultur murni jamur tiram. Kultur murni ini berasal dari jamur tiram yang berkualitas baik, dengan karakter yang unggul, serta produktivitas yang tinggi. Berikut ada beberapa kriteria indukan jamur tiram yang berkualitas tinggi :
- Pilih jamur dari hasil panen yang pertama dengan ukuran yang optimal, tudungnya besar namun tidak pecah, ukurannya kira-kira minimal 1 cm.
- Warnanya putih, mulus, segar, dan tidak cacat.
- Memiliki cita rasa yang sedap dan aromanya tidak berbau.
![]() |
| Cara Membuat Bibit Jamur Tiram Sendiri |
Menyiapkan Media PDA
Komposisi bahan untuk membuat media PAD (potatoes dextrose agar).
- Kentang sebanyak 200 gram
- Dekstrosa atau gula pasir sebanyak 20 gram
- Agar-agar 14 gram
- Air suling (Aquades) atau air kemasan 1,5 liter
- Aluminum foil
- Autoklaf atau panci presto
- Gelas ukur
- Kain saring
- Kapas
- Kompor
- Pisau
- Spatula atau pengaduk
- Tabung reaksi atau botol kaca
- Tabung erlenmeyer
- Timbangan
- Wadah Plastik
- Bersihkan 200 gram kentang dari kulitnya. Kemudian dipotong-potong menjadi irisan daging.
- Setelah itu, masukan kentang ke dalam panci yang berisi dengan air suling sebanyak 1,5 liter. Rebus kentang hingga menjadi lunak dan warna airnya menjadi kekuningan.
- Angkat panci dari atas kompor lalu tuangkan airnya ke dalam gelas ukur.
- Tuangkan air rebusan kentang ke dalam tabung erlenmeyer, lalu masukan agar agar dan gula dan di aduk-aduk hingga tercampur sempurna.
- Masukan media PDA ke dalam tabung reaksi hingga mencapai ketinggian 2,5 cm dari dasar tabung lalu tutup tabung dengan menggunakan kapas.
- Sterilkan media PDA dengan cara memasukan tabung reaksi ke dalam autoklaf atau panci presto selama kurang lebih sekitar 20-30 menit pada suhu 121 derajat C dengan tekanan 1,1 atm 15 psi.
- Angkat tabung reaksi dari autoklaf atau panci presto, lalu letakan dalam posisi miring agar permukaan PDA yang diperoleh lebih luas, diamkan media hingga dingin dan membeku.
Setelah media PDA jadi, langkah berikutnya adalah melakukan isolasi. Isolasi adalah proses pengambilan bagian tertentu dari induk jamur untuk dibiakkan pada media PDA sampai bisa menjadi miselium jamur. Untuk memilih induk jamur lihat kembali kriteria indukan jamur tiram yang berkualitas tinggi di atas. Dan berikut ini tahapan-tahapan dalam melakukan isolasinya :
- Sterilkan tangan serta peralatan-peralatan yang akan digunakan dengan larutan alkohol 70%.
- Sterilkan juga peralatan yang terbuat dari logam dengan cara dipanaskan di atas nyala api bunsen selama 1-3 menit.
- Semprotkan larutan alkohol ke bagian induk jamur yang akan dijadikan eksplan.
- Lalu sayat pada bagian ketiak tudung jamur kira-kira berukuran 3-4 mm kuadrat menggunakan pisau isolasi.
- Ambil pada bagian tersebut dengan menggunakan pinset.
- Masukan eksplan kedalam media PDA, lalu tutup kembali mulut tabung dengan menggunakan kapas untuk menghindari terjadinya kontaminasi.
- Simpan media PDA yang telah di inokulasi ke dalam runag inkubator selama 2-3 hari, atau hingga media diselimuti miselium jamur berwarna putih.
Setelah pembibitan tahap 1 (f0) jadi langkah selanjutnya adalah membuat biakan induk atau pembibitan tahap 2 (F1). Berikut langkah-langkah cara membuat bibit jamur tiram biakan induk.
- Tuangkan milet ke dalam wadah ataupun baskom besar.
- Masukan air secukupnya.
- Campurkan semua bahan kedalam satu wadah.
- Lalu diamkan selama satu hari agar milet berkembang dengan sempurna.
- Lalu masukan bahan ke dalam botol transparan.
- Padatkan media hingga mengisi 2/3 tinggi botol.
- Tutup mulut botol dengan kapas.
- Lalu sterilkan media kedalam autoklaf atau panci presto pada suhu 121 derajat C dan tekanan 1,1 atm selama 1 jam.
- Siapkan bibit kultur murni (f0) yang telah diselimuti dengan miselium putih secara merata dan media biakan induk (f1) yang telah disterilkan.
- Panaskan alat-alat yang terbuat dari logam dengan cara membakarnya diatas api bunsen selama beberapa saat.
- Semprotkan alkohol ke bagian bibir tabung reaksi pada media kultur murni (f0), lalu buka kapas penutupnya.
- Masukan bibit jamur kultur murni (f0) ke dalam biakan induk (f1).
- Panaskan kapas penutup di atas api bunsen, lalu tutup kembali media biakan induk dengan kapas tersebut.
- Simpan media didalam inkubator atau ruangan khusus yang telah disterilkan hingga miselium tumbuh secara merata.
Demikian sekilas info dari Kabar Budidaya semoga dapat dipahami sehingga menjadi informasi yang bermanfaat dan mampu memudahkan para petani jamur pemula dalam hal cara membuat bibit jamur tiram sendiri

Post a Comment for "Cara Membuat Bibit Jamur Tiram Sendiri"