Cara Membuat Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan
Budidaya ikan air tawar dengan menggunakan media kolam terpal ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1999 oleh seorang petani yang berasal dari Bekasi, Jawa Barat yaitu Bapak Mujarob. dan pada saat itu beliau sedang melakukan bisnis usaha budidaya ikan lele.
Sistem Budidaya ikan air tawar dengan menggunakan media kolam terpal hingga saat ini telah banyak diterapkan oleh para pelaku bisnis usaha rumahan untuk digunakan sebagai budidaya dengan berbagai jenis ikan, misalkan seperti budidaya ikan lele, budidaya ikan gurame, budidaya ikan nila, budidaya ikan patin dan masih banyak lagi.
Sebelum lanjut pembahasan pada topik utama mengenai cara membuat kolam terpal untuk budidaya ikan, ada baiknya jika mengetahui terlebih dahulu tentang beberapa keunggulan dari penggunaan kolam terpal sebagai media untuk budidaya ikan air tawar, berikut ulasan info dari Kabar Budidaya untuk anda :
Keunggulan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan
Kolam terpal dapat diterapkan pada lahan yang terbatas, artinya sistem budidaya ikan dengan menggunakan kolam terpal bisa digunakan pada lahan yang sempit mislnya seperti pekarangan sisa halaman rumah, bahkan dapat juga diterapkan pada garasi mobil.
Kolam terpal dapat diterapkan pada tanah porous, karena pada umumnya tanah porous ataupun tanah berpasir sangat tidak cocok serta tidak baik untuk dibuat kolam, karena model tanah tersebut tidak akan mampu untuk menahan tekanan air, sehingga air akan meresap dan kolam pun bisa kekeringan, dengan begitu untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan cara membuat kolam terpal sebagai alternatif kolam beton ataupun kolam semen.
selain itu, biaya investasi untuk membuat kolam terpal lebih murah dan tentunya sangat mudah jika kolam ingin di pindah.
Pembuatan kolam terpal lebih praktis ketimbang dengan pembuatan kolam semen yang membutuhkan waktu berhari-hari dalam pembuatannya, selain itu bahan serta biaya investasinya cukup lumayan besar, tentu hal tersebut sangat berbeda jauh dengan pembuatan kolam terpal yang hanya membutuhkan waktu beberapa jam kolam bisa langsung jadi, bahkan bisa langsung di pakai.
Waktu produksi dengan menggunakan kolam terpal lebih singkat, karena pada kolam terpal jika setelah selesai panen, kolam terpal hanya tinggal dibersihkan setelah itu dapat di isi air lagi.
Pada kolam terpal ikan-ikan yang di budidayakan pun tidak berbau lumpur, selain itu kelangsungan hidup pada ikan yang dipelihara pun lebih tinggi berkisar antara 90 sampai 95%, mengapa demikian, karena hal tersebut lebih intensif karena pengawasannya lebih mudah.
Dari beberapa keunggulan kolam terpal tersebut merupakan suatu peluang bisnis usaha rumahan yang sangat baik untuk mengembangkan budidaya ikan, mulai dari pembenihan, pendederan hingga pembesaran ikan untuk dikonsumsi.
Cara Membuat Kolam Terpal
![]() |
| Cara Membuat Kolam Terpal Budidaya |
- Kolam terpal dengan posisi peletakan tepat diatas permukaan tanah. Kolam jenis ini dapat menggunakan kerangka bambu, kayu atau besi ataupun dengan dinding batako dan batu bata, kolam terpal diatas permukaan tanah tuntu lebih mudah karena tidak perlu menggali lubang. selain itu, sangat cocok bila digunakan untuk budidaya ikan didaerah yang susah air.
- Kolam terpal dengan posisi peletakannya dibawah tanah. Kolam jenis ini merupakan kolam dengan dinging tanah yang berlapiskan terpal, dengan begitu perlu dilakukan untuk menggali lubang, tentu hal tersebut sangat memakan waktu, namun pada umumnya jenis kolam ini sangat cocok untuk digunakan budidaya ikan didaerah tanah yang porous misal seperti tanah berpasir, selain itu suhu air pun juga lebih stabil.
Bahan Serta Alat-Alat Untuk Membuat Kolam Terpal
Bahan serta alat untuk membuat kolam terpal sangat mudah didapatkan, karena telah banyak tersedia di toko bangunan, berikut ini ada beberapa bahan untuk membuat kolam terpal yang harus di persiapkan :
Plastik Terpal
Plastik terpal tentu merupakan bahan untama untuk membuat kolam terpal, jenis plastik terpal yang dapat digunakan tentu harus mempunyai ketebalan yang cukup untuk menahan tekanan air, biasanya terpal plastik yang digunakan adalah jenis terpal A5 ataupun A6 yang mempunyai masa pemakaian hingga mencapai kurang lebih 5 tahun.
Untuk ukuran kolam terpal, tentu hal tersebut dapat dissesuaikan dengan biaya modal usaha yang tersedia, namun pada umumnya kebanyakan orang memakai terpal dengan ukuran 6x10 m. karena ukuran terpal tersebut cukup banyak tersedian di pasaran.
Kayu, Bambu atau Besi
3 komponen ini dapat digunakan untuk membuat kolam terpal diatas permukaan tanah sebagai kerangkanya, selain itu, kayu bulat ataupun kayu balok juga dapat digunakan sebagai kerangka untuk membuat kolam terpal, namun harus dipastikan kayunya lurus, supaya mudah dalam pengerjaannya.
Asbes, Papan ataupun Seng
3 komponen ini dapat digunakan sebagai dinding kolam terpal, namun tidak diharuskan, karena banbu ataupun kayu beneranya juga dapat digunakan sebagai dinding kolam terpal.
Pipa Paralon
Dalam membuat kolam terpal perlu dibuhkan pipa paralon, guna untuk mengantur ketinggian air serta memudahkan dalam pengeringan air. jika membuat kolam terpal dengan ukuran 4x6 m bisa menggunakan pipa paralon yang berukuran 4 inci, namun jika kolam berukuran lebih kecil bisa menggunakan pipa paralon dengan ukuran 2 ataupun 3 inci
Paku, Kawat serta Tali
3 komponen tersebut dapat digunakan untuk menyambung serta memperkuat kerangka kolam terpal, selain itu untuk perlengkapan peralatan kerja dapat menyiapkan seperti gergaji, palu, parang, pahat serta gunting, dan jika ingin membuat kolam dengan cara menggali tanah maka perlu untuk menyiapkan alat seperti cangkul, linggis ataupun sekop.
Pipa Paralon
Dalam membuat kolam terpal perlu dibuhkan pipa paralon, guna untuk mengantur ketinggian air serta memudahkan dalam pengeringan air. jika membuat kolam terpal dengan ukuran 4x6 m bisa menggunakan pipa paralon yang berukuran 4 inci, namun jika kolam berukuran lebih kecil bisa menggunakan pipa paralon dengan ukuran 2 ataupun 3 inci
Paku, Kawat serta Tali
3 komponen tersebut dapat digunakan untuk menyambung serta memperkuat kerangka kolam terpal, selain itu untuk perlengkapan peralatan kerja dapat menyiapkan seperti gergaji, palu, parang, pahat serta gunting, dan jika ingin membuat kolam dengan cara menggali tanah maka perlu untuk menyiapkan alat seperti cangkul, linggis ataupun sekop.
Langkah - Langkah Cara Membuat Kolam Terpal
Cara membuat kolam terpal dengan menggunakan kerangka bambu ataupun kayu yang dibangun pada atas permukaan tanah dengan ukuran yang dapat disesuaikan dengan sisa lahan yang tersedia serta bisa disesuaikan dengan modal usaha yang ada, misalkan dengan ukuran kolam terpal 4x8x1 m, 6x4x1 m, 4x5x1 m, 2x3x1 m. berikut langsung saja menuju ke langkah pertamanya :
Persiapkan lahan untuk dijadikan sebagai tempat membuat kolam terpal budidaya ikan dengan cara membersihkan lahan terlebih dahulu dari benda-benda yang sekiranya dapat menggangu serta kondisi tanah dapat dipastikan dalam keadaan rata.
- Jika kondisi tanah tidak rata ataupun dalam kondisi miring, selain dapat diratakan juga dapat diberikan pelepah pisang ataupun sekam padi, karena selain dapat digunakan untuk meratakan tanah, pelepah pisang atau sekam padi dapat dijadikan sebagai stabilator suhu, pastikan ketebalannya mencapai 10 cm.
- Menyiapkan tiang dari bambu ataupun kayu untuk ditancapkan pada setiap sudut kolam terpal, jika ingin membuat kolam terpal lebih dari satu maka dapat mengatur tata letak pemetaan kolam terpal supaya terlihat lebih rapi.
- Untuk membuat kerangka kolam terpal dapat memotong bambu ataupun kayu sesuai dengan kolam terpal yang akan dibuat, untuk menyatukan kerangka dengan tiang dapat menyambungkannya dengan menggunakan paku ataupun tali, bisa juga menggunakan kawat.
- Jika ingin membuat dinding kolam terpal dari kayu, bambu ataupun papan, ada baiknya jika dibersihkan terlebih dahulu kemudian dipotong-potong sesuai dengan ukuran kolam terpal yang akan dibuat. namun jika ingin menggunakan bambu sebagai dinding maka perlu dilakukan dengan hati-hati dalam memakunya, karena rawan pecah.
- Jika pembuatan kerangka kolam terpal sudah selesai, perhatikan juga tingkat kemiringan kolam terpal, salah satu sisi kolam terpal harus dipastikan lebih rendah dari sisi-sisi yang lain guna untuk memudahkan pengeringan air saat melakukan pemanenan ikan.
- Setelah itu lanjut ke tahap berikutnya yaitu tahap pemasangan plastik terpal, siapkan plastik terpal yang pasti sudah sesuai dengan ukran kolam, jika kolam berukuran 6x4x1 m dapat menggunakan terpal dengan ukuran 8x6 m, sedangkan jika kolam terpal berukuran 4x5x1 m plastik terpal yang dugunakan bisa berukuran 6x7 m, pemasangan plastik terpal harus dipastikan terpasang dengan baik hingga rapat sampai ke tepi.
- Pada Bagian kondisi tingkat kemiringan tersebut dapat diberikan pipa paralon untuk digunakan sebagai tempat saluran pembuangan air.
- Setelah pembuatan kolam terpal sudah jadi, dapat diisi air dengan tingkat kedalaman yang telah disesuaikan terhadap kebutuhan ataupun populasi untuk budidaya ikan, namun sebelum diisi air lakukan pengecekan terlebih dahulu, untuk memastikan bahwa tidak ada kolam terpal yang bocor, serta memastikan bahwa kolam terpal dengan kondisi kokoh.
Demikian ulasan info dari Kabar Budidaya, semoga bermanfaat mengenai Cara Membuat Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan.

Post a Comment for "Cara Membuat Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan"